Understanding the Five Types of God's Grace

Devotional

Sermon Summary

Bible Study Guide

Sermon Clips

Karis itu saudaraku singkatnya begini. Ini kemampuan Tuhan yang diberikan kepada kita, supaya kita bisa taat melakukan firmannya. Jadi saudaraku, siapa pun saudara, Anda boleh seorang pendeta, Anda boleh seorang dosen Alkitab sekalipun. Kalau tidak ada anugerah Tuhan, saudara saya tidak kemungkinan bisa taat melakukan firman Tuhan. [00:02:06] (27 seconds) (Download raw clip | Download cropped clip)
Download vertical captioned clip


Mereka mengatakan kepada jemaat gini. Jemaat anda harus bertobat. Kenapa? Kalau enggak anda mati masuk neraka. Banyak seperti itu. Jemaat anda harus bertobat. Kalau enggak bertobat, kalau anda bertobat matinya nanti masuk sorga. Saya katakan justru Yesus berkata. Dia berkata bertobatlah. Alasannya apa? Karena kerajaan sorga sudah dekat. Artinya apa? Pemerintahan Tuhan itu sudah nyata sekarang. Terima kasih. [00:06:16] (33 seconds) (Download raw clip | Download cropped clip)
Download vertical captioned clip


Langkah pertama. Mengalami anugerah keselamatan. Bertobat. Kata bertobat. Itu berasal dari kata Yunani adalah metanoia. Metanoia. Change the way of our thinking. Perubahan pola pikir. Yang tadinya kita biarkan pola pikir kita. Sebab pola pikirmu menentukan pola hidupmu. Pola pikirmu menentukan pola bicaramu. Kita berkata amsal soleman berkata bahwa apa namanya. Seseorang itu sama dengan pikirannya. Kamu sama seperti pikiranmu. You are what you think my friend. [00:10:18] (39 seconds) (Download raw clip | Download cropped clip)
Download vertical captioned clip


Anugerah yang kedua, ini juga penting. Setelah mengalami keselamatan, dosa ditebus, maka yang kedua telah disediakan standing grace. Anugerah yang membuat kita teguh berdiri. Dalam rumah lima yang diberkata oleh dia, kita juga beroleh jalan masuk oleh iman kepada kasih karunia ini. Di dalam kasih karunia ini kita berdiri, bahasa Inggrisnya lebih bagus, standing grace. [00:12:44] (25 seconds) (Download raw clip | Download cropped clip)
Download vertical captioned clip


serving grace, and then the second is standing grace, and the third is serving grace. Anugerah untuk melayani, kita perlu punya anugerah ini. Berani 2018, jadi karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan. Marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepadanya dengan hormat dan takut. Nah ini dia, dalam bahasa Inggrisnya lebih bagus saudaraku tentang serving grace, anugerah untuk melayani. [00:21:36] (35 seconds) (Download raw clip | Download cropped clip)
Download vertical captioned clip


Kalau enggak jadi jemaat biasa seumur -umurnya seperti itu. Padahal kita dipanggil bukan untuk dilayani tapi untuk melayani. Dan melayani Tuhan tidak harus seperti ada di panggung semuanya ini atau di dalam gereja. Anda bisa melayani Tuhan di luar saudara. Di marketplace saudara. Because your mission field is where God puts you. Ladang misimu ada tempat di mana Tuhan tempatkan engkau. Kalau engkau seorang businessman, ladang misimu ya di bisnismu itu. Pelayananmu harus dibuat seperti itu. Ke meja kantormu itu seharusnya mimbarmu untuk melakukan pelayanan di bidang bisnis. Dan berbagai profesi yang ada. [00:22:33] (40 seconds) (Download raw clip | Download cropped clip)
Download vertical captioned clip


Ask a question about this sermon