Churches in Rego Park

Active churches in Rego Park

Our Saviour New York Church, 92-14 63rd Dr
7 sermons

Types of churches in Rego Park

Non-denominational

Modern music, practical teaching, and a relaxed, come-as-you-are atmosphere — popular with young adults and families who want a welcoming community without strong denominational ties.

Mainline & historic

Traditional worship with beautiful sanctuaries, choral music, and liturgical services — congregations that connect faith with history and a long-standing community presence.

Students & young adults

With the University of Colorado nearby, many churches emphasize student ministry — Bible studies, worship nights, and service opportunities built for people in their college and early-career years.

Family-friendly

Strong kids’ programs, youth groups, and safe, supportive environments — with Sunday school, childcare, and age-specific ministries throughout the city.

Sermon clips from Rego Park churches

70s
“tapi Tuhan bilang this is my business kalau itu bisnisnya Tuhan engkau nggak bisa lari kalau itu bisnisnya Tuhan engkau bikin syarat apapun yang keliatannya pasti ditolak dan ga mungkin mana mungkin seorang Paulus baru mengasih syarat ga mungkin saya hanya bisa hari ini kalau mau oke kalau tidak nggak bisa. Di tengah fit and proper itu saya bilang, ini karena saya punya prioritas yang seperti ini. Dan waktu ditolak saya bilang, Haleluya! Kesimpulannya, we accept, dilaporkan ke orang nomor satu gimana oke terima Hah ini nggak salah ini begitu jalan berikutnya sudah masuk ke tugas yang kedua, nggak usahlah semua orang bilang berat semua orang ngomongin yang nggak enak segala macam tibatiba saya coba dapet SK kamu ditunjuk aja Terus? Ya sudah. Dengan saya ditunjuk, tahu Tuhan belum selesai sama saya.”
80s
“Tuhan masih belum selesai sama kita masingmasing. Kalau engkau mendengar ini kalau saya membawakan ini Tuhan belum selesai Tuhan sedang mengerjakan perkara yang engkau tidak pernah mikir kita senang nyanyian itu yang tidak pernah kita pikir tidak pernah kita dengar tidak pernah yang disediakan Tuhan waktu dikasih kita apa bisa apa saya mampu apa saya bisa Tuhan bilang I know I know know Yusuf apa dia tahu dia bukan lulusan teknologi pangan IPB kok bisa bikin 7 tahun kabar saya lebih cocok dari Yusuf karena saya lulusan cum laude bagian teknologi pangan ngerti gantung sedikit dia nggak ngerti sampai dia sukses Karena kalau Tuhan sudah tentukan, sudah kompetensi jalan belakangan. Manusia kompetensi dulu, baru cari posisi, Tuhan kasih dulu Dan setelah kasih, Tuhan akan kirimkan kompetensi buat engkau. Dan kalau itu aja, engkau akan di equip sesuai dengan maunya Tuhan, sehingga engkau akan terkejut dan berkata, Lah kok bisa kayak gini ya Tuhan? Dan ku hanya bisa berkata, Aku punya Tuhan yang besar.”
65s
“Dan sekarang saya tahu, kalau kau peka sama Tuhan, mau memakai Tuhan di dalam pekerjaanmu Tuhan yang milihin pekerjaan buat kita Tuhan yang menyediakan buat kita sehingga kita tidak akan merasa kekurangan sehingga saya nggak berani berkata tidak dan harihari ini saya tahu Tuhan sedang mencari orangorang untuk dipakai lima anak tangga ini kalau kita jalani apapun yang kau hadapi, tidak pernah. Kau ketinggalan karena Tuhan tahu. Hari ini, yang engkau merasa hidupmu keras, yang merasa bisnismu keras, Yang merasa segala macam Kok berat ya Pak Polos saya memimpin bisnis? Berat ya Pak Polos saya merun this? Nomor satu, discover the Father's house Perusahaan di tempat kau bekerja, cek. Ini miliknya Tuhan nggak?”
55s
“Tapi pada waktu kecewa maunya kita, kecewa keinginan kita, kayaknya kita ditolak, kayaknya Tuhan, apa yang salah dengan saya? Saya pelayanan, mengajar, sekolah minggu, segala macam. Yang saya mau kayaknya berbakti buat bangsa negara, Profesor, saya bikin riset, nggak yang lainlain. Kayaknya kok tertutup, pintu tertutup, pintu pintu tertutup. Waktu kita embrace the father's whip, kita nggak tahu. Kita taat, ya sudah Tuhan taat lebih dari nyaman, terserah Tuhan mau. Dari profesor mau sekolah di luar negeri, sudah dapat sesuatu, tibatiba Pak, tokonya butuh tambahan post copy nggak? Anda bisa bayangkan saya, keinginan dengan fakta.”
25s
“Bisa saja orang memuji kita karena sungkan sama kita. Orang memuji kita karena mungkin ingin nyari muka di depan kita. Apalagi kalau Anda pimpinan. Tapi kalau Tuhan yang memuji Anda, itu valid. Karena adalah Allah yang melihat sampai ke dalam hati kita. Jadi upah dari seorang yang memiliki hati hamba. Yaitu pujian dari Tuhan. Dan jangan cari pujian dari manusia.”
69s
“Orang yang punya hati hamba ini Kalau kita punya hati yang demikian Kita tidak akan berhenti melayani Bapak Ibu selesari Baik dimimbar di stage seperti ini Maupun ketika Anda memimpin Maupun baik ketika Anda Bukan hanya dimimbar Baik ketika Ada atau tidak ada orang yang melihat Anda Tidak ada atau ada pemimpin yang melihat Anda Atau enggak Atau di rumah Atau di pekerjaan Atau di perjalanan Ketika kita nyetir atau naik sepeda motor dan sebagainya Orang yang punya hati hamba Tidak akan pernah berhenti melayani Kalau kita punya hati hamba Kita akan terus melayani Kita akan terus bersikap seperti seorang hamba Dimanapun kita berada Jangan sampai Di pelayanan kita seolah -olah Hati hamba Tapi di rumah Kita bentak -bentak sisi rumah kita Kita arogan Tuhan tidak membeda -bedakan Yang rohani Maupun yang di luar gereja Semua itu rohani di depan Tuhan Tuhan melihat Sesuatu yang kita lakukan Di tempat pekerjaan kita Di”
110s
“Dan taat sampai mati Bahkan sampai mati di kayu salib Perkataan terakhir yang Yesus katakan di salib Sebelum dia menyerahkan nyawanya adalah Dia berkata apa? Sudah selesai Dia menyelesaikan Rencana Bapak dalam hidupnya Di awal Ketika dia mengumpulkan para murid -muridnya Yesus berkata Dalam kitab Yohanes 4 Yang ke 34 Tuhan Yesus berkata pada para murid -muridnya Kata Yesus Kepada mereka Makananku ialah Melakukan gendak dia Gendak Bapak yang mengetus aku Dan menyelesaikan Pekerjaannya Menyelesaikan rencananya Dan betul -betul dia gerapi Ketika di salib dia berkata Sudah selesai Dan dia mati dia menyerahkan nyawanya Dia menyelesaikan Rencana Bapak Sampai selesai Nah Bapak Ibu Betapa sering Kita kehilangan minat Kita kehilangan kesuguhan hati Kehilangan komitmen Ketika kita mengiring Tuhan Ketika kita melayani Tuhan Kalau lagi pengen Kalau lagi moodnya lagi baik Kita pelayanan Kalau enggak kita ngomong sama pemimpin kita Aku gak pelayanan dulu ya Jangan mudi Jangan baperan Kita harus melakukan tanggung jawab Hati kita yang mengasih Tuhan Melayani dia Kita mau melayani dengan komitmen Dengan kesungguhan hati Sampai selesai Amin Bapak Ibu Kita mengiring Tuhan sampai selesai Entah ketika Tuhan datang yang kedua kali Dan Tuhan angkat kita”
109s
“Bisakah anda bayangkan, itu yang Kristus lakukan buat kita, dia mengosokkan diri artinya, dia menanggalkan segala kemuliaannya, kalau ini misalnya baju ini kemuliaan, ditanggalkan itu menjadi sama dengan manusia dia membuat dirinya menjadi terbatas dia yang omnipotent dia yang tidak terbatas dia yang maha kuasa dia mau turun menjadi manusia dan terbatas dibatasi menjadi tidak berdaya seolah -olah Allah yang begitu absolut kuasanya tinggi, kudus, tidak terbatas kekal memasuki sebuah musim kehidupan dalam hidupnya dia yang, di dalam dunia yang terbatas, fana rendah Allah yang adalah super menjadi minor dia yang mengatasi segalanya, mau terikat di bawah aturan dan hukum -hukum alam yang terbatas waktu Tuhan Yesus jadi manusia dia mengosongkan dirinya itu yang terjadi pada dia kurang lebih 33 setengah tahun masa hidupnya dia Bapak Ibu yang terkasih dari sini kita mendapati seorang hamba ini memiliki kerendahan hati dan penundukan diri dia tidak memberontak ketika Bapak bilang turun ke bumi Tuhan punya rencana untuk menyelamatkan semua umat manusia yang sudah jatuh dalam dosa lewat pengorbanannya dan Tuhan Yesus mau dia tidak memberontak ya dia dia mau melakukannya dan ciri hamba yang berikutnya dari ayat yang ke delapan ciri seorang hamba adalah dia menyelesaikan pekerjaannya dia taat sampai mati bahkan sampai mati di kayu salib ayat delapan berkata ia telah merendahkan dirinya”
39s
“Bisa dekat raja aja dalam memandang wajahnya. Sudah senang mas. Itu sebuah kesukaan buat saya. Wow. Kadang -kadang kita mau cek ya hati kita. Apakah kita datang ke Tuhan karena ingini pemberiannya. Atau kita mengingini sang pemberinya. Itu berbeda Bapak Ibu. Nah biarkan Tuhan. Biarkan kita evaluasi hati kita ketika kita mencari Tuhan. Seorang hamba cirinya adalah. Ia menyerahkan hak kepada Tuhannya. Tuhannya tidak mempertahankannya. Ciri hamba yang kedua. Yang kita juga perlu lakukan adalah. Kristus itu mengosongkan diri.”
35s
“Kata Maria, sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan. Jadilah padaku menurut perkataanmu itu. Lalu malaikat itu meninggalkan dia. Maria pun punya hati yang sama. Tuhan bukan kehendakku, tapi kehendakmu. Jadilah padaku menurut perkataanmu. Kalau itu rencanamu, jadilah padaku Tuhan. Nah, sekalipun itu menakutkan buat dagingku, buat jiwaku.”

Why Rego Park churches are unique

Tradition meets innovation: The spiritual landscape in Rego Park reflects both heritage and progress, with long-established mainline churches standing alongside newer congregations that emphasize casual gatherings and contemporary worship.
A culture all its own: Many churches mirror the city’s culture of inclusivity and connection to the outdoors, offering spaces where people of all backgrounds can experience faith and community in an authentic, welcoming environment.